UC News

Wanita Ini Selalu Menolak Ajakan Malam Pertama. Hingga Akhirnya, Rahasia Besar Terungkap

Wanita Ini Selalu Menolak Ajakan Malam Pertama. Hingga Akhirnya, Rahasia Besar Terungkap
Gambar sekedar Ilustrasi

Sahabat SP - Sejatinya, dalam kehidupan berumah tangga sangat perlu adanya sikap kejujuran antara suami dan istri. Hal ini tentu akan menjadikan sebuah hubungan semakin bermakna. Seperti pada kisah pasangan berikut ini.

Diceritakan. Perkenalan Tina dan Edi (keduanya nama samaran) berawal dari kakak Tina yang berteman dengan Edi.

Di awal pertemuan, Tina tidak menaruh rasa apapun kepada Edi, hanya sekedar perkenalan biasa. Namun, seiring perjalanan waktu dan keduanya merasa saling ada kecocokan, mereka pun sepakat menjalin hubungan kasih.

Setelah 4 tahun hubungan berjalan, mereka pun memutuskan untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Walau belum mengadakan resepsi, namun pernikahan Tina dan Edi telah sah di mata agama dan hukum. Hanya saja, meski keduanya telah sah menjadi suami istri, Tina selalu mencari-cari alasan menolak untuk melakukan hubungan intim.

Bagi setiap pasangan pengantin baru, momen malam pengantin tentu menjadi momen yang sangat dinantikan. Namun Tina mengatakan kepada sang suami jika belum dapat melakukan hal tersebut karena belum mengadakan resepsi. Bersyukur, suaminya juga dapat memaklumi alasan tersebut dan tidak pernah memaksa Tina.

Setahun kemudian, resepsi pernikahan mereka pun akhirnya digelar. Setelah acara selesai, tentu tidak ada alasan lagi bagi Tina untuk menolak melayani keinginan sang suami.

Gambar sekedar Ilustrasi

Malam pengantin dilewati Tina dengan terpaksa dan ia sama sekali tidak menikmatinya, malah ia merasa jijik kepada suaminya sendiri. Hari demi hari, Tina merasa pernikahannya terasa hambar dan ia selalu melihat kekurangan pada suaminya.

Ia menjadi mudah marah karena tidak bisa mengendalikan emosinya. Sasaran utama kemarahannya tentu saja sang suami sendiri. Meski Edi sudah berusaha menjadi suami yang baik namun tetap saja ia dinilai kurang oleh Tina. Hingga sebuah kejadian mengubah karakter Tina seutuhnya saat ia divonis menderita kanker rahim.

Melalui penyakit yang ia derita, Tina semakin merasa bersalah kepada suaminya yang selama ini selalu ia marahi dan dianggap kurang oleh Tina. Namun dengan penuh kesabaran, sang suami merawat Tina yang sakit karena Edi percaya bahwa apa yang telah disatukan oleh Tuhan tidak boleh dipisahkan manusia. Mereka berdua berjuang bersama untuk melawan sakit yang diderita Tina.

Akhirnya sebuah rahasia besar yang selama ini Tina pendam ia sampaikan kepada sang suami. Tina ternyata pernah mengalami pelecehan ketika ia kecil dan itu membuatnya trauma, mulai dari ia menolak melakukan hubungan intim di malam pengantin hingga sifat mudah marahnya. Mendengar pengakuan istrinya, Edi tidak marah, sebagai suami yang baik ia mendengar dan memeluk Tina.

Bahkan saat Tina masih menyimpan sakit hati karena pelecehan tersebut, sang suami yang mengingatkan kalau semua orang punya masa lalu dan pernah melakukan kesalahan. Sebagai manusia, kita tidak dapat terus menerus menghakimi orang yang bersalah itu seumur hidup kita.

Perkataan suaminya yang sejuk itu membuat Tina lebih damai dan lega menjalani rumah tangga. Beruntung ia mendapat suami yang dapat membimbing istri dan keluarganya kepada jalan yang baik.

Gambar sekedar Ilustrasi

Nah, bagaimana menurut sahabat semua? Bila ada pendapat atau masukan silakan tulis di kolom komentar ya. Jangan lupa berikan like & share juga lalu klik ikuti bila menyukai postingan ini. Terima kasih.

Sumber: pastiseru.com

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot