UC News

Ternyata, Masalahmu Akan Terasa Ringan Bila Dapat Menjauhi Satu Kata Ini! Buktikanlah!

Bersungguh-sungguhlah dalam hal-hal yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah (dalam segala urusan), serta janganlah sekali-kali kamu bersikap lemah. Jika kamu tertimpa sesuatu (kegagalan), maka janganlah kamu mengatakan, ‘seandainya aku berbuat demikian, pastilah tidak akan begini atau begitu’. Tetapi katakanlah, ‘ini telah ditakdirkan oleh Allah dan Allah berbuat sesuai dengan apa yang dikehendaki’. Karena sesungguhnya perkataan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan setan”.

Ternyata, Masalahmu Akan Terasa Ringan Bila Dapat Menjauhi Satu Kata Ini! Buktikanlah!
Referensi pihak ketiga

Perempuan itu melompat tangkas, transit di Halte Trans Jakarta Pasar Rebo, menunggu bis lanjutan yang akan membawanya menuju Rumah Sakit Fatmawati. Namun detak waktu yang terus bergulir, membuatnya tak sabar menunggu. Kakaknya akan menjalani operasi siang ini, dan ia ingin bertemu sebelum peristiwa penting itu terjadi.

Instingnya memerintahkan untuk segera memesan taksi online agar perjalanan itu bisa segera tiba, tapi matanya terlanjur menangkap sebuah Metro Mini tengah menunggu penumpang dan rutenya melewati Fatmawati.

Kembali alarm di batinnya menyala, memerintahkan untuk ia naik taksi saja, tapi kaki dan hitungan angka -angka di otaknya mengambil keputusan yang berbeda. Perempuan yang setengah muda itu melompat dengan gesit dan bernafas lega karena masih mendapatkan kursi kosong di belakang supir.

Ia memang bukan perempuan manja yang biasa kemana saja naik taksi. Meski itu sangat mungkin ia lakukan, namun tidak cukup membuat perjalanannya terasa sempurna dan memuaskan.

Tak lama metro mini yang ia tumpangi meraung beringas. Kecepatan yang tak kalah bila sekiranya tadi ia memutuskan naik taksi. Mereka bergerak membelah jalan tol yang akan menyampaikannya pada RS. Fatmawati. Merasa telah mengambil keputusan yang tepat, perempuan itu menarik nafas bangga, seolah kenekatannya menumpangi bis tua itu, adalah sebuah prestasi yang luar biasa.

Tanpa sadar, dia mulai mengeluarkan gadget dari ransel kesayangannya sekedar mencari info ke ruangan mana nanti ia harus menuju. Batinnya terus riuh memberikan peringatan, agar jangan sekali-kali mengeluarkan barang-barang berharga di angkutan umum apalagi di metro mini, trayek yang saat ini dia naiki dan sangat terkenal dengan kelihaian aksi copetnya.

Dan entah mengapa, hari itu bisikan batin terlalu banyak dia abaikan. Perempuan itu terlanjur percaya dengan logika dan hasil pemikiran di alam sadarnya.

Siang yang lembab, meski sinar matahari tetap saja terasa menyengat wajah yang mulai dihiasi kerutan-kerutan halus ala perempuan 40 an tahun itu. Setelah menghambur turun dari metro mini di lampu merah RS. Fatmawati, langkahnya mengayun ringan. Lalu secara reflek, tangannya merogoh saku ransel, dimana tadi dia menaruh gadget dengan sangat yakin.

Entah untuk keberapa kali, tangan itu hanya mengenggam angin kosong dan menandakan pencarian itu sia -sia. Dia kembali mengusai tas punggungnya, berkali-kali pula usaha itu hampa tak ada hasilnya.

Ia masih terus mencoba, makin lama perasaannya bertambah gelisah. Dan usaha tanpa hasil itu telah membuat debar di dadanya, berdetak tak beraturan. Ternyata...

Gadgetnya itu telah dicuri orang!

Entah kapan barang berharga yang menjadi pusat aktivitasnya itu telah berpindah tangan. Benar-benar sebuah aksi copet yang terlalu mulus tanpa gejala dan tanda -tanda.

Innalillahi...

Perempuan itu kini sibuk menata hati. Menjauhkan sebuah kata yang tanpa sengaja dapat membuatnya menuju (pintu) perbuatan Setan. Kata yang harus diwaspadai itu adalah 'seandainya'!

Seandainya, tadi mengikuti kata hati, seandainya tadi naik taksi, seandainya tadi tidak mengeluarkan gadget di metro mini, seandainya...

Referensi pihak ketiga

Perempuan itu menggeleng kuat, segera menepis halusnya perangkap setan yang mulai menjebak dan meliputi pikiran. Mengucap istirja' bahwa sesuatu itu dari Allah dan akan kembali pada-Nya. Mencoba redho menerima segala takdir dan ketetapan-Nya. Bukankah sebelumnya dia tak memiliki apapun? Sudah bagus Allah memberinya kesempatan untuk menikmati benda mungil multifungsi berteknologi tinggi itu, meski hanya untuk waktu terlalu singkat, hanya 6 bulan saja.

Qadarallah. La hawla wala quwata illa biLlah.

Kalimat itu meluncur dari bibirnya yang masih pucat karena baru saja menjadi korban pencopetan. Langkahnya lebih ringan dengan menerima segala ketetapan dan banyak mengingat Allah. Semakin menyadari, bahwa apa yang telah Allah selamatkan untuknya, ternyata masih jauh lebih banyak dari apa yang telah Allah ambil.

Alhamdulillah ala kullihal...

Menjauhi kata 'seandainya', ternyata memang sangat membantu. Membuat diri ridho dan menjadikan masalah terasa jauh lebih ringan.

Referensi pihak ketiga



Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot