UC News

Taruna Sekolah Maritim Perlu Dibekali Pelatihan

Taruna Sekolah Maritim Perlu Dibekali Pelatihan
PAPARKAN MATERI: Kepala Seksi Pelayanan dan Kepabean Cukai V KPPBC KMP Tanjung Emas, Rijanto (kiri, berdiri) dalam Pelatihan Port Clearance yang diselenggarakan INSA dan Akpelni Semarang di Hotel Siliwangi. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menyambut pasar kerja dan tantangan revolusi industri generasi keempat, pembekalan taruna-taruni sekolah kemaritiman dengan ikut sebuah kepelatihan dipandang penting.

Hal itu menjadi tujuan Indonesian National Shipowner's Association (INSA) dengan menggandeng Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (Akpelni) Semarang menggelar ''Pelatihan Port Clearance'' di Hotel Siliwangi Semarang, Kamis (8/11). Sebanyak 145 taruna-taruni Akpelni menjadi peserta dalam workshop yang diselenggarakan hingga Sabtu (10/11) besok.

''Kegiatan yang juga dihadiri Direktur Akpelni Semarang, Capt Achmad Sullistyo bertujuan membekali mahasiswa untuk siap bekerja dalam bidang pelayaran dan kepelabuhan. Sebab pangsa pasar di bidang ini sangat besar,'' kata Ketua DPC INSA Semarang, Ridwan kemarin.

Materi port clearance yang berisi terkait penanganan masuk dan keluarnya kapal dipandang perlu bagi peserta pelatihan yang hadir. Sebab materi yang diberikan nantinya akan dipraktikkan secara langsung dengan adanya beberapa pembicara dari instansi pelabuhan, bea cukai, imigrasi, dan lembaga terkait. ''Kami berharap para peserta yang sebagian besar sudah ada di tingkat akhir kuliah ini bisa lebih profesional dalam hal port clearance . Bagaimana agar mereka tepat dan efisien dalam bekerja,'' lanjut Ridwan.

Dia menegaskan, pelatihan ini bukan satu-satunya yang mereka gelar tahun ini. Sepekan sebelumnya materi terkait ekspor dan impor juga digelar kepada mahasiswa sekolah pelayaran yang ada di Jawa Tengah. ''Secara berkala kami menggelar agenda ini dengan tema yang berbeda-beda. Supaya banyak pelatihan yang bisa didapat para calon lulusan sekolah maritim nantinya,'' tandas Ridwan.

Apresiasi juga diberikan, Kepala Bidang KPLP KSOP Tanjung Emas Semarang, Prihartanta Eka Budi yang mewakili instansinya untuk membuka acara. Dia menilai pelatihan yang digelar semacam ini mampu menambah pemahaman para taruna-taruni.

''Pelatihan ini bagus untuk ilmu tambahan taruna taruni jurusan Ketatalaksanaan Kepelabuhan. Ini satu diantara cara untuk mengedukasi mereka sebelum masuk pasar kerja. Sebab sukses itu bisa diraih jika ilmu dari bangku kuliah berjalan baik dengan praktik di lapangan. Sehingga mereka mengenal tugas mereka saat sudah masuk di dunia kerja,'' kata Prihartanta.

Pelatihan secara spesifik terkait kemaritiman juga membantu para calon lulusan sekolah maritim untuk menghadapi tantangan industri. Dia menilai, para peserta nantinya akan lebih tahu bagaimana cara memecahkan masalah jika ada kendala yang ada di lapangan terkait pekerjaan yang dilakukan. ''Mereka nanti tidak harus terlalu lama lagi beradaptasi di tempat kerja dan berkembang lebih cepat,'' imbuh Prihartanta.

(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot