UC News

Sebelum Komplikasi, Ason Sukasa Idap Diabetes 30 Tahun

Sebelum Komplikasi, Ason Sukasa Idap Diabetes 30 Tahun
DUKA CITA: Kerabat, pejabat serta Masyarakat mengiring jenazah mantan wakil bupati Cirebon, Ason Sukasa di TPU Desa Gegesik Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Kamis (21/9). Foto: Cecep/radarcirebon.com

CIREBON – Almarhum Ason Sukasa sebelum meninggal telah mengidap diabetes selama 30 tahun. Karena tak kunjung sembuh, penyakit mantan wakil bupati itu menjalar ke ginjal dan ke bagian tubuh lainnya hingga menjadi komplikasi.

“Kita sebagai keluarga sudah mengupayakan berobat ke mana pun dan semaksimal mungkin. Kita juga sering bolak-balik ke rumah sakit karena kondisi beliau. Terakhir kali beliau dirawat di ICU Rumah Sakit Mitra Plumbon selama delapan hari,” kata anak keempatnya, Sunandar Priyo Sudarmo.

Menurut Priyo, selama delapan hari dirawat di RS Mitra Plumbon ayahnya tidak sadarkan diri. Hingga akhirnya meninggal pada Kamis (21/9) siang sekitar pukul 11.15 WIB.

Politikus Cirebon itu meninggalkan satu istri bernama Eni Suhaeni dan kelima anaknya. Jenazah Ason dibawa ke rumah duka yang berada di Desa Gegesik Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, untuk dimakamkan.

“Beliau meninggal umur 67 tahun dan beliau juga mengamanatkan kepada kami bahwa ingin dikuburkan di samping kuburan ibunya. Sehingga kita kuburkan di kuburan ibunya yang bernama Mutiah di TPU Gegesik Kidul,” ujar Priyo.

Priyo juga mengungkapkan bahwa Ason Sukasa ini merupakan sosok figur ayah yang sangat lengkap bagi dirinya. Selain menjadi seorang ayah, Ason juga merupakan guru dan sahabat yang mengajarinya berkomitmen disiplin dalam berpolitik.

“Saya menjadi seperti ini dan belajar berpolitik dari beliau. Saya mengatasnamakan pribadi dan keluarga meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Cirebon apabila dalam perjalanan dinasnya beliau pernah mengalami kesalahan,” harapnya. (cecep)


Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot