UC News

Jangan Anggap Remeh Angka 0, Kamu Tidak Tahu Betapa Panjang Perjuangan Sebelum Jadi Angka

Jangan Anggap Remeh Angka 0, Kamu Tidak Tahu Betapa Panjang Perjuangan Sebelum Jadi Angka
Foto: techno.okezone.com/

Angka "0" (nol) menjadi ancaman buat anak-anak SD kalau lagi ulangan. Kita juga dulu sering takut dan menganggap angka 0 sebagai nilai yang buruk. Padahal tanpa angka 0, kita tidak bisa berhitung lebih dari 9 dan tidak mungkin mengenal uang pecahan 50.000 atau 100.000, dan sejumlah hal lainnya yang menggunakan angka nol. Namun, tahukan anda bahwa angka 0 ini punya sejarah penemuan yang panjang dan berliku lho?

Foto: techno.okezone.com/

Asal-usul angka nol kemungkinan besar berasal dari Hilal Subur di Mesopotamia kuno. Seperti yang dilansir dari laman TECHNO.OKEZONE.COM (29/12/2017), pada 4000 tahun silam, para penulis Sumeria menggunakan spasi untuk mengisi kekosongan pada kolom angka. Namun, penggunaan simbol nol pertama kali tercatat pada abad ketiga SM, di Babilonia kuno yang mengembangkan simbol spesifik untuk membedakan antara besaran. Simbol tersebut berfungsi sama seperti sistem desimal zaman modern yang menggunakan angka nol untuk memisahkan puluhan, ratusan, dan ribuan. Jenis simbol juga muncul di Amerika pada 350 Masehi. Saat itu bangsa Maya mulai menggunakan penanda nol di kalender mereka. Sistem penghitungan kuno ini menggunakan nol sebagai placeholde dan bukan sebagai angka dan memiliki nilai uniknya tersendiri. Pemahaman tersebut berubah ketika sampai di India pada abad ke tujuh Masehi. Di India, seorang matematikawan yang bernama Brahmagupta dan yang lainnya menggunakan titik-titik kecil di bawah angka untuk menunjukkan placeholder nol. Menurut mereka, nol juga memiliki nilai sendiri, yaitu null (tidak ada), dan disebut dengan ‘sunya’.

Foto: techno.okezone.com/

Dilansir dari laman TECHNO.OKEZONE.COM (29/12/2017), Brahmagupta sendiri juga merupakan orang yang pertama kali menunjukkan bahwa pengurangan angka dengan angka yang senilai akan menghasilkan nol. Dari India, nol berkembang menuju China dan kembali ke Timur Tengah, di mana ia diangkat oleh seorang matematikawan, Mohammed ibn-Musa al-Khowarizmi pada sekira tahun 773. al-Khowarizmi menjadi orang yang pertama kali mensintesis aritmatika India dan menunjukkan bahwa nol berfungsi dalam persamaan aljabar.

Foto: techno.okezone.com/

Pada abad ke-9, angka nol mulai berperan dalam sistem angka Arab, berbentuk oval seperti yang kita gunakan saat ini. Perjalanan angka nol terus berlanjut selama beberapa abad hingga akhirnya mencapai Eropa pada tahun 1100-an. Para pemikir seperti ahli matematika dari Italia, Fibonacci, membantu memperkenalkan nol kepada banyak orang. Angka nol kemudian muncul di karya Rene Descartes, bersama dengan penemuan kalkulus Sir Isaac Newton dan Gottfried Leibniz. Kendati demikan, konsep ‘tidak ada’ itu terus berperan dalam segala perkembangan, dari ilmu fisika, ekonomi, teknik, hingga komputasi.

Foto: techno.okezone.com/

Bagaimana menurut anda, jadi sekarang jangan lagi menganggap remeh angka nol ya karena dibanding dengan angka lainnya, angka nol-lah yang paling panjang sejarah perkembangannya. Ingat, tanpa angka nol kita gak bakal kenal uang dengan nominal puluhan, ratusan ribuan, puluh ribuan, jutaan, milyaran, dan bahkan triliunan. Tanpa nol, kita cuma dapat recehan. Tanpa nol, Kids Zaman Now gak ada motivasi buat belajar. Emang gak peduli kali mereka ya kalo dapet enol? Btw, dulu waktu masih unyu-unyu kamu pernah dapet nilai 0 gak? Aku sih beberapa kali disambar 0! Hmmm.... Melenceng sedikit dari topik yang kita bahas, kira-kira kamu ngerti gak jawaban Kids Zaman Now pada kertas ulangan di bawah yang juga dapat nilai 0? Gurunya sampe ikut-ikutan micin tuh! Wkwkwkw.... :D

Foto: techno.okezone.com/

Sumber: techno.okezone.com/read/2017/12/29/56/1837618/ketahui-sejarah-penemuan-angka-nol-yang-penuh-liku

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot