UC News

Sunatan Massal Sangat Membantu Warga Kurang Mampu

Sunatan Massal Sangat Membantu Warga Kurang Mampu
Sunatan massal yang diikuti ratusan anak-anak dari keluarga kurang mampu. (Ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Ratusan anak yang sebagian besar dari keluarga kurang mampu, mengikuti sunatan massal, Kamis (14/9). Kegiatan yang digelar PT. Mulia Knitting Factory merupakan bagian dari program sosial yang rutin digelar setiap tahunnya oleh produsen pakaian dalam Rider itu.

Maulana, 37, orangtua peserta khitanan massal mengaku bersyukur . Pasalnya, ketika si anak merengek meminta disunat, ia pun langsung mendaftarkan diri. “Hari Selasa (12/9) dapat kabar ada sunatan massal, makanya langsung daftar, Alhamdulillah bisa dan si anak juga senang banget,” katanya, Kamis (14/9).

Menurut pria yang bekerja serabutan ini, ia sangat terbantu dengan acara sunatan massal. Pasalnya, kebutuhan ekonominya yang cukup pas-pasan membuat dirinya sempat bingung ketika anaknya teriak minta disunat. “Ini rejeki juga, selain dapat sunat gratis, dapat uang saku juga buat anak,” ujar bapak dua anak ini.

Terkait hal tersebut, Senior Marketing Manager PT. Mulia Knitting Factory, Unang mengatakan, acara sunatan massal itu sendiri merupakan aksi kepedulian dari pihaknya. “Kegiatan sunatan masal untuk anak-anak ini sudah rutin kita gelar sejak sepuluh tahun lalu, dengan menggandeng mitra-mitra bisnis kita,” ujarnya, disela-sela acara Khitanan Massal Rider Peduli.

Unang menyebut, kegiatan kepedulian itu menjadi bagian dari komitmen perusahaannya untuk berbagi dengan sesama. Terlebih, kegiatan tersebut dilakukan disejumlah wilayah Indonesia. “Setiap tahunnya rata-rata anak yang ikut sekitar seribu anak, dan ini kita lakukan road show di berbagai daerah, utamanya di Jawa dan Sumatera,” papar Unang.

Selain untuk membantu anak-anak, kata Unang, aksi sosial yang digelar pihaknya memiliki tujuan utama memmbantu keluarga kurang mampu. Terlebih, kegiatan sunatan tersebut juga dinilai mengandung nilai keagamaan dan kesehatan. “Kalau dalam hubungan dengan Agama Islam, sunat itu wajib bagi laki-laki. Selain itu juga memiliki nilai pendidikan kesehatannya juga,” paparnya.

Pimpinan Wilayah Jabar PT Mulia Knitting Factory, Anton mengatakan, kegiatan CSR tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian serta untuk mendekatkan diri kepada para konsumen. “Kita lakukan pendekatan kepada konsumen melalui pendekatan-pendekatan yang humanis,” katanya.

Anton pun berharap, program-program tersebut dapat terus berjalan setiap tahunnya. Karena pastinya, melalui kegiatan tersebut bisa membantu meringankan beban warga kurang mampu. “Tentunya yang kita sasar adalah yang berasal dari ekonomi menengah kebawah,” imbuh Anton. (Ifand)

READ SOURCE
UC News
Cerdas dan Terdepan