UC News

Pesona Bukit Tangkeban, Wisata Alam di Pemalang yang Jadi Andalan

Pesona Bukit Tangkeban, Wisata Alam di Pemalang yang Jadi Andalan

Objek wisata alam di Pemalang bukan hanya Bukit Kukusan. Ada destinasi lainnya yang belakangan hits di sosial media. Apalagi kalau bukan Bukit Tangkeban Pemalang yang dulunya kurang terawat. Wah, seperti apa sih pesona dari wisata alam yang kini makin ramai dikunjungi oleh wisatawan ini? Yuk, simak uraian selengkapnya berikut ini!

Berawal dari Surau yang Tak Terawat

Surau di Bukit Tangkeban [image source]
Tangkeban berarti sebuah pintu. Sesuai dengan namanya, Tangkeban memang berada tepat di pintu masuk bagian selatan Pemalang. Awalnya, bukit yang berada di Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang ini sama sekali tidak terawat. Padahal di puncaknya terdapat sebuah Surau yang seharusnya bisa digunakan untuk tempat ibadah. Sayang, bangunan tersebut tidak terpakai tanpa alasan yang jelas. Bahkan banyak sekali coretan tangan jahil di tembok Surau tersebut.
Keindahan Bukit Tangkeban [image source]

Jadi Instagenic dengan Gardu Pandang

Spot Sayap di Bukit Tangkeban [image source]
Setelah cukup lama tidak terawat, Bukit Tangkeban akhirnya dipoles oleh masyarakat hingga akhirnya memiliki wajah baru. Destinasi yang berada di ketinggian sekitar 1.250 mdpl ini memiliki banyak spot foto yang tentu saja instagenic. Tidak jauh beda dengan Bukit Kukusan, di sini ada gardu pandang yang bisa dijadikan tempat menengok keindahan Gunung Slamet. Sementara itu, di sudut lain juga ada spot foto keren dengan bentuk yang bervariasi mulai dari bintang, sayap dan banyak lainnya. Wah, selain bisa menikmati keindahan alam yang hijau, bisa juga nih OOTD lucu di atas gardu pandang.
Bintang Bukit Tangkeban [image source]

Spot Sempurna Menikmati Sunrise dan Sunset

Rumah Terbalik di Bukit Tangkeban [image source]
Banyak hal yang dapat dilakukan saat berada di Bukit Tangkeban. Objek wisata Pemalang ini tidak hanya menawarkan spot foto yang instagenic, tapi juga menyediakan tempat sempurna untuk menikmati matahari terbenam di Pemalang. Semburat jingga di langit Pemalang ini pun biasa menjadi moment paling ditunggu oleh fotografer. Ada pula traveler yang memutuskan untuk bermalam demi melihat pemandangan cantik di pagi hari.
Sunset di Bukit Tangkeban [image source]

Enaknya Ayam Bakar Buatan Bu’e

Gardu Pandang Bukit Tangkeban [image source]
Setelah menikmati keindahan Bukit Tangkeban yang tidak begitu jauh dari pemukiman, kamu bisa mengisi perut di tempat makan paling top se-Pemalang. Apalagi kalau bukan Warung Lesehan Bu’e yang terletak di Jalan Doktor Wahidin Pemalang. Di rumah makan tersebut, kamu bisa menikmati ayam bakar super enak sambil menikmati pemandangan desa yang indah. Sementara harganya pun relatif terjangkau dan tidak bikin kantong jebol.
Warung Lesehan Bu’e [image source]

Adu Adrenalin dengan Rafting di Sungai Comal

Rafting Sungai Comal [image source]
Masih ada waktu untuk menjelajah Pemalang? Kamu bisa mencoba hal menarik lainnya yang dapat memacu adrenalinmu. Seperti rafting di sungai Comal yang lokasinya dapat dapat ditempuh dengan perjalanan selama 20 menit dari Bukit Tangkeban. Kamu bisa menikmati serunya terombang-ambing di aliran sungai sejauh 6 – 9 km. Menariknya lagi, kamu pun bisa merasakan segarnya udara dari pepohonan hijau di bantaran sungai. Asyik bukan?
Rafting di sungai Comal [image source]
Nah, sekarang sudah tahu kan kalau Pemalang punya destinasi alam yang kece abis. Kapan nih traveling ke Pemalang?
READ SOURCE
UC News
Cerdas dan Terdepan