UC News

Pegangi Ini, Ustad di Ngawi Dilaporkan ke Polisi

Pegangi Ini, Ustad di Ngawi Dilaporkan ke Polisi

Ngawi (beritajatim.com) - Sungguh bejat perlakuan ustad di Desa Jangkrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Pasalnya, ustad tersebut memegang alat vital belasan santrinya saat mengajari mengaji.

Adalah Nur Yasin (57), ustad yang telah mengajar bertahun-tahun, tega melakukan perbuatan bejat tersebut. Alasannya karena tergoda melihat kepolosan dan kecantikan anak usia sekolah SD.

"Awalnya ada laporan ke kami. Karena ada salah satu orang tua yang curiga dengan anaknya yang terus menerus menangis setelah mengaji," kata Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiarja, Rabu (13/9/2017).

Lanjut dia, si anak mengaku, bahwa alat vitalnya telah dipegang dan diremas-remas oleh ustadnya. Rupanya, korbannya tidak cuma satu. Namun ada belasan.

"Setelah yang melapor satu. Kemudian yang lain ikut melapor. Setidaknya ada 14 santri yang melapor. Tidak menutup kemungkinan masih ada korban lain," bebernya.

Dia menjelaskan, pelaku juga mengakui melakukan hal tak senonoh tersebut. Dikenai pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak. (mit/ted)

READ SOURCE
UC News
Cerdas dan Terdepan