UC News

Indonesia Raih Posisi Ketiga Pertumbuhan Penting Bagi Shell

Indonesia Raih Posisi Ketiga Pertumbuhan Penting Bagi Shell
Pabrik pelumas Shell (LOBP) di Marunda Center, Bekasi, berkapasitas produksi 136 juta liter pe tahun. Hingga kini telah mampu memproduksi sebanyak 139 SKU. (GATRAnews/Dok. Shell)

Jakarta, GATRAnews - Sejak resmi beroperasi awal November 2015, pabrik Shell (LOBP) yang berlokasi di Marunda Center, Bekasi, Jawa Barat, telah menelurkan beragam produk pelumas berkualitas bagi mesin kapal. Lebih dari itu, skala produksinya pun terus mencatatkan peningkatan dari tahun ke tahun.

Bila pada tahun lalu telah memproduksi secara lokal tak kurang dari 99 jenis produk pelumas untuk pasar domestik, kini pada pabrik yang sepenuhnya dioperasikan oleh tenaga lokal tersebut kini sudah mampu memproduksi sebanyak 139 SKU.

Di antara produk-produk yang dihasilkan terdapat pelumas mesin kapal Shell Argina, Shell Gadinia dan Shell Melina. Produk Argina dan Gadinia merupakan pelumas yang diperuntukan bagi mesin kapal berukuran kecil hingga sedang, mesin pembantu serta pembangkit listrik statis.

Sedangkan pelumas Shell Melina adalah pelumas multifungsi untuk mesin diesel perkapalan berputaran rendah. Ketiga produk ini merupakan respon meningkatnya permintaan pelumas perkapalan domestik, seiring dengan berkembangnya sektor maritim di Indonesia.

Pertumbuhan sektor ini merupakan dampak dari program tol laut yang dicanangkan Pemerintah Indonesia dan melibatkan pembangunan infrastruktur maritim melalui peningkatan kualitas pelabuhan di seluruh nusantara.

Duduki Posisi Lima Besar Dunia

Dari sisi bisnis pelumas, Indonesia merupakan salah satu dari tiga pasar pertumbuhan paling penting bagi Shell, selain Tiongkok dan India. Sebab, Indonesia merupakan salah satu dari 10 pasar pelumas dengan tingkat permintaan tertinggi di dunia.

Direktur Pelumas Shell Indonesia, Dian Andyasuri mengatakan Indonesia menduduki posisi ke-5 tertinggi di Asia untuk konsumsi pelumas setelah Tiongkok, India, Jepang dan Korea Selatan, serta terbesar pada lingkup negara-negara di ASEAN.

"Kami melihat adanya pertumbuhan yang stabil di negara ini. Karena itu, kami berkomitmen untuk mengembangkan bisnis kami di sini, ujar Dian, disela-sela temu media bertemakan 'Bersama Membangun Indonesia', di Jakara, Senin (28/8) lalu.

Pelumas Shell juga memiliki portifolio yang luas sehingga bisa menargetkan segmen pasar yang beragam dan memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk itu, lanjut Dian, Shell pun telah berkolaborasi dengan para pelaku bisnis diberbagai sektor, seiring pembangunan infrastruktur di daerah-daerah yang menjadi prioritas Shell.

"Seperti sektor manufaktur, power, kelautan dan pertambangan. Kami berupaya memberi nilai tambah yang dapat membantu mitra, dengan menyediakan produk berkualitas yang tidak hanya membantu memperpanjang usia mesin, juga penghematan biaya," pungkas Dian.

READ SOURCE
UC News
Cerdas dan Terdepan