UC News

Evolusi Honda Vario

Vario, skutik pertama yang diproduksi Honda di Indoensia. Sebelum memiliki tiga varian: Vario 110, 125 dan 150 serta menjadi penguasa jalanan seperti sekarang, ada perjalanan panjang atas kesuksesannya itu, begini kisahnya.


Berawal dari 2006, Vario generasi pertama lahir untuk menandingi kepopuleran Yamaha Mio. Vario, ketika itu, hanya tersedia dalam pilihan mesin 110 cc. Walau begitu ada kelebihanannya, mesinnya sudah dilengkapi pendingin cairan. Kemudian pada 2009, Honda menyegarkan tampilan Vario sekaligus menambah fiturnya. Vario generasi kedua, dilengkapi combi brake system (CBS) yang mengintergrasikan rem depan dan belakang. CBS diklaim mampu membuat jarak pengereman lebih pendek.


Evolusi Honda Vario


Berselang empat tahun, barulah Vario 125 (generasi ketiga) dilahirkan melengkapi keberadaan Vario 110. Dengan kapasitas mesin lebih besar, mencapai 125 cc, skutik ini diklaim lebih menyenangkan diajak berkendara jarak jauh. Selain itu, Honda juga membekali teknologi Programmable-Fuel Injecion (PGM-FI) untuk Vario 125 dan 110, sehingga penyemprotan bahan bakar ke ruang bakar bisa lebih diregulasi. PGM-FI mampu membuat motor lebih irit, sekaligus minim perawatan.


Generasi keempat Vario meluncur pada 2015. Inilah Vario yang kita sama-sama kenal sekarang. Tersedia dalam tiga varian: Vario 110, 125 dan 150. Khusus Vario 150 dibekali mesin paling bertenaga berkapasitas 150 cc. Jantung mekanisnya sanggup memuntahkan torsi puncak 12,8 Nm pada 5.000 rpm dan tenaga maksimal 12,64 PS pada 8.400 rpm.



Dari sisi tampilan, Vario kasta tertinggijuga tampak lebih elegan dari yang lain, karena bodinya dibalut cat eksklusif tanpa stiker sama sekali. Terdapat pula fitur answer back system, berfungsi memudahkan pemiliknya mencari kendaraan di lokasi parkir. Cukup tekan tombol di remote kuncinya, maka Vario 150 berbunyi dan lampunya menyala untuk memberitahukan keberadaannya.


Vario 110, 125 dan 150 generasi terakhir, juga sudah dibekali mesin berteknologi enhanched smart power (eSP). Peranti ini meminimalkan suara berisik saat mesin diaktifkan, plus meningkatkan performanya. Mesin eSP terbaru juga sudah menggunakan idling stop system, fitur yang bisa memadamkan mesin secara otomatis saat motor berhenti lebih dari tiga detik.


Harga Vario 110 mulai dari Rp 16,675 juta (OTR Jakarta) dan Vario 125 mulai dari Rp 18,175 juta (OTR Jakarta). Sementara Vario 150 dibanderol paling mahal mencapai Rp 21,175 juga (OTR Jakarta). (Lod/Van)


Galeri


READ SOURCE
UC News
Cerdas dan Terdepan