UC News

Borneo FC vs Persib, Persaingan Peringkat di Klasemen

Borneo FC vs Persib, Persaingan Peringkat di Klasemen
Ilustrasi/DWI SETYADI/PR

PERTANDINGAN tandang Persib saat ditantang tim tuan rumah Pusamania Borneo FC, yang akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, akan menjadi salah satu pertandingan yang menarik pada pekan ke-24 Liga 1.

Di klasemen sementara Liga 1 posisi kedua tim tersebut hanya terpaut satu peringkat. Dengan demikian, laga yang akan digelar pada Pukul 15.00 WIB ini akan menjadi penentu untuk Persib dan Borneo FC apakah mereka bisa memperbeiki posisi menjadi lebih baik lagi.

Saat ini Maung Bandung menempati peringkat ke-10 di klasemen sementara dengan nilai 33 dari 8 kali menang, 9 kali seri, dan 6 kali kalah. Sementara Pusamania Boprneo FC berada pada posisi ke-11 dengan nilai yang sama yaitu 33 dari 9 kali menang, 6 kali seri, dan 8 kali kalah.

Namun, Persib sedikit lebih beruntung karena dari produktivitas mereka unggul dengan memasukan 31 gol dan kemasukan 22 gol. Sementara Borneo FC baru bisa memasukan 17 gol dan kemasukan 22 gol.

Dari lima pertandingan terakhir antara Maung Bandung dan Pesut Etam, Persib masih memimpin dengan dua kali menang, dua kali seri, dan dua kali kalah. Prestasi terbaik yang pernah diraih oleh Pangeran Biru di Stadion Segiri adalah meraih hasil seri 0-0 saat ISC 2016.

Sementara itu, Pusamania Borneo FC juga pernah menahan imbang Maung Bandung saat putaran pertama Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada Sabtu 20 Mei 2017. Saat itu pertandingan imbang dengan skor 2-2.

Dua gol Persib dicetak oleh Gian Zola pada menit ke-22 dan Vladimir Vujovic menit ke-29. Sedangkan dua gol untuk Borneo FC dicetak oleh Riswan Yusman pada menit ke-17 dan Matheus Enrique pada menit ke-89.

Pertandingan tersebut juga menjadi salah satu pertandingan yang keras. Itu karena wasit Abdul Rahman Salasa memberikan empa kertu kuning untuk pemain Pusamania Borneo FC dan satu kartu kuning untuk Maung Bandung.

Tekad Kim Jeffrey

Motivasi untuk kembali bisa membawa pulang poin digaungkan oleh gelandang bertahan Kim Jeffrey Kurniawan. Seperti yang telah diraih oleh Persib saat partai away melawan Arema FC, Persipura Jayapura, dan Sriwijaya FC,

Pemain kelahiran Muhlacker, Jerman tersebut bertekad untuk bisa memberikan kontribusi supaya timnya bisa kembali mencuri poin di kandang lawan. Untuk meraih target tersebut dibutuhkan kekompakan dan kerja sama tim yang solid.

Pemilik nomor punggung 23 ini selalu terpilih masuk kedalam starting eleven baik di pertandingan kandang maupun pertandingan tandang. Bahkan, beberapa kali dia bisa memberikan assist akurat.

"Target tentunya kita harus bisa membawa pulang poin. Semua pemain lawan harus diwaspadai karena sepak bola adalah tim. Dan main di kandang sendiri akan menjadi motivasi lebih untuk mereka (Borneo FC),”ujarnya di Mess, Jalan Ahmad Yani, Rabu 13 September 2017.

Hingga pekan ke-23 Liga 1, adik ipar dari striker Bali United Irfan Bachdim ini telah tampil bersama Persib sebanyak 15 kali. Dia menyumbangkan satu assist serta 1 kartu kuning. Meski belum bisa menyumbangkan gol, Kim tetap optimistis suatu saat nanti dirinya bisa kembali membobol gawang lawan.

Posisi berbeda di Persib

Memang posisi Kim saat ini berbeda dibandingkan ketika dia tampil di ISC 2016. Di Liga 1, pemain berusia 27 tahun tersebut ditugaskan sebagai gelandang bertahan. Sementara saat ISC dia berperan sebagai gelandang serang.

Bahkan pada ISC, Kim bisa mencetak empat gol dan satu assist dari 22 pertandingan yang dijalaninya bersama Persib. Namun, meski kini bertugas sebagai gelandang bertahan, hal tersebut tidak menjadi masalah untuk dirinya.

"Posisi saya tahun ini agak berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu saya diposisikan sebagai box to box midfielder. Tahun ini sebagai gelandang bertahan yang bertugas lebih ke menghentikan lawan masuk dan cetak gol," ujarnya.

Kim mengaku menikmati peran tersebut dan tak mempermasalahkan siapa pasangannya. Itu karena yang dia inginkan adalah bisa menjaga barisan pertahanan dari serangan lawan dan mencegah gawang kebobolan. ***

READ SOURCE
UC News
Cerdas dan Terdepan