UC News

Agustus dan September Penyu Bertelur, Terumbu Karang Ujung Genteng Urgensi Dilestarikan

Agustus dan September Penyu Bertelur, Terumbu Karang Ujung Genteng Urgensi Dilestarikan
Bibit Terumbu Karang/SISKA NIRMALA/PRMengikat bibit terumbu karang pada substrat buatan. Pelestarian terumbu karang di Pantai Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi sangat penting untuk mendukung keberlangsungan hidup dan habitat penyu, lobster, udang, dan ikan di kawasan tersebut.*

PALABUHANRATU, (PR).- Sudah sejak lama Pantai Ujung Genteng dikenal sebagai tempat pendaratan bagi penyu-penyu hijau untuk bertelur. Setiap malam terutama sepanjang bulan Agustus hingga September, merupakan waktu bagi para penyu untuk bertelur di pinggir pantai Ujung Genteng.

Pusat penangkaran penyu Ujung Genteng menjadi salah satu upaya untuk menyelamatkan dan melestarikan penyu. Namun, tidak hanya pelestarian penyu. Hal lain yang juga tengah dilestarikan di Ujung Genteng adalah terumbu karang. Pelestarian terumbu karang di Ujung Genteng sangat penting untuk mendukung keberlanjutan kehidupan penyu.

"Terumbu karang menjadi tempat berkembang biak dan juga habitat untuk para penyu, udang, lobster dan ikan," ujar Sambas, dari Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Genteng Nusantara, Sabtu, 2 September 2017.

Dia menuturkan, tidak mudah untuk melakukan pelestarian terumbu karang di Ujung Genteng. Hal ini karena karakter ombak pantai tersebut yang cukup besar. Sehingga penempatan bibit terumbu karang sangat penting untuk diperhatikan.

Selain itu, pertumbuhan terumbu karang juga membutuhkan waktu yang lama. Dalam satu tahun, terumbu karang tumbuh sepanjang sekitar 1 cm.

Dia menjelaskan, wisatawan dapat berkontribusi untuk pelestarian terumbu karang hanya dengan Rp20.000 untuk substrat buatan. Bibit terumbu karang nantinya diikat pada substrat, sebelum kemudian disimpan di laut yang kawasannya sudah dipersiapkan secara khusus.

"Mempersiapkan bibitnya juga tidak sembarangan. Kami biasanya memanfaatkan terumbu karang yang rusak, untuk kemudian dipotong sebagai bibit," ujarnya.

Ikut berkontribusi

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang tengah menghabiskan waktu libur di Pantai Ujung Genteng mengatakan, ikut berkontribusi dalam pelestarian terumbu karang merupakan bagian dari wisata berkelanjutan. "Tidak hanya menikmati kawasan wisata, namun juga ikut melestarikannya. Hasilnya (pelestarian terumbu karang) dapat menjadi habitat untuk para penyu, lobster, udang, dan ikan," tuturnya.

Dia menuturkan, bentuk-bentuk upaya konservasi seperti pelestarian terumbu karang dan juga penangkaran penyu juga dapat menjadi atraksi wisata yang edukatif bagi masyarakat dan juga wisatawan.

Seperti diketahui, Ridwan Kamil bersama sang Istri Atalia Praratya menghabiskan waktu libur panjang pekan ini dengan berwisata nenyusuri Jawa Barat Selatan. Sebelum ke Ujung Genteng, mereka juga mengunjungi Palabuhanratu, hingga bukit panenjoan di kawasan Geopark Ciletuh.***

READ SOURCE
UC News
Cerdas dan Terdepan